Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Pimpin Apel Gabungan

Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Pimpin Apel Gabungan

Banjarbaru, 13 April 2026 — Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar apel gabungan di halaman Kantor Dishut Kalsel. Apel dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra, S.Hut., M.P., diikuti pejabat eselon III, eselon IV, BPTH, Tahura Sultan Adam, KPH Kayu tangi serta seluruh staf Dinas Kehutanan.

Dalam amanatnya, Kadishut Kalsel menegaskan pentingnya konsistensi ASN dalam menerapkan disiplin, khususnya penggunaan seragam sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk atribut topi, ID card, dan nametag sebagai identitas resmi pegawai. Beliau juga mengingatkan seiring telah dibukanya revisi Rencana Anggaran Kas (RAK) pada bulan April, seluruh jajaran diminta untuk melakukan evaluasi dan pengecekan kembali agar realisasi anggaran dan capaian fisik tetap selaras dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Menindaklanjuti imbauan Work From Home (WFH) dari pemerintah pusat, seluruh ASN diharapkan tetap menjaga produktivitas dan memaksimalkan kinerja. Beliau menekankan bahwa tugas utama Dinas Kehutanan, khususnya kegiatan penanaman, harus tetap berjalan optimal sebagai bagian dari komitmen pelestarian hutan dan alam.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mendorong inovasi pengelolaan lingkungan melalui pemanfaatan limbah organik. Seluruh ASN diajak untuk memanfaatkan daun-daun menjadi kompos, yang ke depan akan didukung melalui pelaksanaan workshop penggunaan alat pengolah kompos. Bahkan, apabila sarana dan sumber daya manusia memungkinkan, Dishut Kalsel siap menerima limbah dedaunan dari kantor-kantor di lingkungan Setda Kalsel. Selain itu, ASN juga diimbau untuk mengelola sisa makanan rumah tangga secara bijak, salah satunya dengan metode penguraian alami menggunakan media tanah, sehingga dapat mengurangi volume sampah organik.

“Pengelolaan kompos ini bukan hanya soal mengurangi sampah, tetapi juga bagaimana kita membangun kebiasaan baru yang lebih peduli lingkungan. Mari kita mulai dari hal sederhana, dari lingkungan kerja kita sendiri. Jika kita konsisten, ini bisa menjadi gerakan bersama yang berdampak besar,”Pungkasnya.

Lebih lanjut, Kadishut Kalsel juga mengingatkan potensi musim kemarau yang diperkirakan mulai terjadi pada Mei mendatang. Oleh karena itu, seluruh jajaran diminta untuk mulai melakukan langkah-langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seperti menyiapkan peralatan, mempersiapkan posko, serta meningkatkan kegiatan patroli di wilayah rawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *