Sinergi Dini Cegah Karhutla 2026, Dishut Kalsel Perkuat Kesiapsiagaan dan Kolaborasi dengan Tahura dan KPH

Sinergi Dini Cegah Karhutla 2026, Dishut Kalsel Perkuat Kesiapsiagaan dan Kolaborasi dengan Tahura dan KPH

BANJARBARU (15 April 2026)- Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan terus diperkuat melalui rapat penanganan karhutla yang dipimpin oleh Kepala Bidang PKSDAE Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rudiono Herlambang, S.Hut., M.M., didampingi Kepala Seksi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Bambang Marwanto, S.Hut. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rimbawan ini diikuti oleh unsur Tahura Sultan Adam, KPH Kayu Tangi, KPH Tanah Laut, serta jajaran terkait lingkup Dinas Kehutanan.

Dalam arahannya, Rudiono Herlambang menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang diperkirakan mulai pada Mei dan mencapai puncaknya pada Agustus hingga Oktober. Ia menekankan perlunya kesiapan sarana dan prasarana, khususnya peralatan pengendalian karhutla seperti selang, mesin pompa air, alat pemadam, serta perlengkapan pendukung lainnya agar dalam kondisi optimal, selain kesiapan personel di lapangan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi karhutla, terutama pada kawasan rawan seperti Hutan Lindung Liang Anggang dan wilayah sekitar Ring 1 Bandara.

Selain itu, rapat juga menyoroti pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan BPBD, serta perlunya pengawasan terhadap aktivitas pembukaan lahan yang masih dilakukan dengan cara dibakar. Dalam pembahasan teknis, disepakati pembentukan tim regu, penyusunan SOP, serta pembentukan sistem komunikasi cepat tanggap melalui grup koordinasi guna mempercepat respon di lapangan, yang didukung dengan kesiapan peralatan di masing-masing wilayah kerja.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Fathimatuzzahra, S.Hut., M.P., melalui Kepala Bidang PKSDAE Rudiono Herlambang, S.Hut., M.M., menyampaikan bahwa sinergi antar instansi dan kesiapan peralatan menjadi kunci utama dalam pengendalian karhutla.

“Melalui penguatan koordinasi, kesiapan personel, serta dukungan sarana dan prasarana khususnya peralatan pengendalian yang memadai, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Kalimantan Selatan dapat berjalan lebih optimal, cepat, dan terintegrasi,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *